Like

Selasa, 13 November 2012

IV. 3. Dari diskusi bersama Seno sampai ke acara UNESCO

Aktivitas tetap di Paris ketika menjadi mahasiswa: tidak jauh dari sekolah, kuliah, tugas, ke perpustakaan, belajar dan membaca berbagai buku dan artikel serta juga bekerja. Kegiatan sambilan sekaligus menambah wawasan adalah jika ada rombongan turis datang, penulis atau peserta konferensi atau teman-teman yang berkunjung dari negara-negara eropa lainnya, yang menjadi hiburan kami untuk mengantarkan jalan-jalan keliling kota Paris. Atau beberapa kali Kedutaan Besar RI dan perwakilan Indonesia di UNESCO mengadakan acara dengan mengundang pelajar dan masyarakat Indonesia sekitar Paris.


Paris memang beruntung kedatangan banyak tamu yang beraneka ragam. Mulai dari politikus, seniman sampai pengusaha. Contohnya saat Seno Gumira Ajidarma diundang sebagai pembicara pada acara ´Journée de la Litérature Indonésienne´ atas undangan Asosiation Franco-Indonésienne ´Pasar Malam´. 

Sebagian mahasiswa yang menghadiri acara diskusi bersama Seno Gumira Ajidarma.

Kami para pelajar juga diundang ke acara tersebut. Tak puas, kami pun mengundang Seno setelah acara selesai untuk berdiskusi soal buku dan budaya yang bertempat di rumah Sandy, salah satu masyarakat Indonesia. Acara diskusi ini dihadiri oleh teman-teman mahasiswa yang tidak menghadiri acara yang diadakan oleh Asosiasi ´Pasar malam´. Tentu kesempatan ini kami manfaatkan untuk bertukar pikiran dan mengenal sosok Seno lebih dekat melalui karya-karyanya.

Kegiatan lain adalah ketika UNESCO mengadakan jamuan makan malam dari seluruh perwakilannya di seluruh dunia. Perwakilan dari Indonesia untuk bidang pendidikan, diwakili langsung oleh Menteri Pendidikan RI dan beberapa staf ahlinya. Kami yang berstatus mahasiswa diajak untuk meramaikan acara tersebut. Acara ini cukup seru mengingat Indonesia adalah tuan rumah acara jamuan makan malam itu. Kami pun berkebaya dan berbusana batik. 

Bersama Cindy, Nana dan Dita, kami berkebaya menghadiri acara yang diadakan oleh UNESCO.


Tak hanya mahasiswa Paris yang menghadiri acara ini, tetapi juga kami bertemu dengan para mahasiswa yang bersekolah di kota-kota Prancis lainnya, seperti Lyon, Marseille, Nantes dan Lille. Nah, dengan begini, rasa silaturahmi terjalin dan kami saling tukar informasi, ilmu dan pengalaman menimba ilmu di negeri orang.

(Paris, Oktober 2007)

Foto bersama Seno: Koleksi Sandy.
Foto UNESCO: Koleksi Ita


Artikel Lanjutan:
http://puruhita-journey.blogspot.mx/2012/11/iv-4-menari-di-basel-swiss-dan.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar