Like

Selasa, 26 Maret 2013

IX. 9. Amerika Latin: Belajar Memasak dan Menjalin Persahabatan


Kali ini lanjut lagi dengan cerita tentang pengalaman hidup di Amerika Latin. Karena waktu itu saya memutuskan tinggal di Caracas, pengalaman berharga yang saya dapat salah satunya adalah belajar memasak dan menjalin persahabatan dengan 2 wanita Indonesia yang kebetulan saat itu sedang tinggal di Caracas juga.

Adalah Mindy yang tak secara sengaja kami bertemu di rumah Dubes Indonesia untuk Venezuela. Lalu Dian, kami berkenalan ketika saya sedang berpartisipasi mengikuti pameran produk Indonesia di Caracas. Dari pertemuan tak terduga tersebut, kami menjadi sering berjumpa. Jika waktu luang cocok, kami memasak masakan Indonesia bersama. Waktu itu Mindy yang sering memasak dan mencoba berbagai macam resep baru.

Tak bisa dipungkiri bagi saya yang jauh dari rumah tentunya merindukan masakan dan makanan Indonesia. Pada waktu itu saya sama sekali tidak mahir memasak. Sewaktu di Paris, saya masih banyak menjumpai menu masakan Asia atau makan apa saja bagi saya tidak menjadi masalah dan saya memakannya. Hal ini bagian dari konsekuensi tinggal nomaden dan jauh dari Indonesia, jadi, ya harus fleksibel.

Mindy. Dian dan saya. 

Jadi Belajar Memasak!

Tetapi berbeda dengan sewaktu saya berada di Caracas. Saya mulai bosan dan mulai tidak doyan masakan lokal yang menurut saya agak aneh. Karena tidak terbiasa atau mungkin rasanya tidak cocok dengan lidah saya, maka saya memutuskan untuk belajar memasak masakan Indonesia maupun masakan internasional lainnya.

Dengan berjalannya waktu, saya pun menjadi mengenal aneka macam masakan Indonesia dan belajar untuk memasaknya sendiri.
Yang berperan saya menjadi belajar memasak adalah Mindy dan Dian. Dengan mereka, kami terbiasa memasak menu masakan Indonesia. Mulai dari soto ayam, nasi uduk, nasi Bali sampai sate padang, kami pernah memasaknya. Lokasi masak pun bergantian. Seringnya, sih, di rumah Mindy dan Dian. Waktu saya saya tidak mempunyai rumah, melainkan masih menumpang atau pindah-pindah hotel karena pekerjaan saya yang menuntut untuk nomaden.

Pengalaman lainnya tentang memasak adalah ketika saya memasakkan untuk teman-teman Venezuela. Dari Mindy sampai ibu saya di Jakarta, saya telpon untuk menanyakan resep masakan, walaupun juga sering mengintip internet untuk mencari dan mengikuti resep masakan Indonesia.

Menjalin Persahabatan

Selama hampir satu setangah tahun kami berada di Caracas pada saat yang bersamaan, otomatis tumbuh jalinan persahabatan antara kami. Walaupun saat ini kami tidak lagi tinggal di Caracas, komunikasi masih terus berjalan sampai saat ini.

Suka dan duka pun kami rasakan bersama. Mulai dari kehidupan sehari-hari yang terkadang kami anggap tidak normal. Misalnya, supir taksi yang tidak mengetahui jalan atau supir taksi yang sok akrab mengajak ngobrol. Masalah air dan listrik di masing-masing apartemen sampai cerita tentang pembantu maupun kehidupan itu sendiri di Caracas.

Apapun itu suka dan dukanya, dari yang tadinya kami stres dan jadi ingin marah-marah sendiri sampai akhirnya dibawa enjoy aja, deh. 

Serunya disini bertemu dan cocok berteman dengan sesama wanita dari Indonesia. Kami saling mendukung dan menguatkan karena memang tidak mudah hidup merantau di negeri orang dengan segala karakter dan budaya yang berbeda.

Semoga di lain waktu kami dipertemukan lagi dan bisa mengulang kembali masa-masa tinggal seperti di Venezuela. Entah itu di Indonesia, di Jerman atau di Prancis.

Untuk Mindy dan Dian
Foto: Mindy

2 komentar:

  1. Aaaahhh kangen masak masak bareng lagi, kangen rumpa rumpi, kangeeennn...

    BalasHapus
  2. Hihihiii..iyaaaa...yuk, kita mengulangnya summer ini ;)
    Pas nulis ini...ya, olooooohh...seru banget ya, kita duluuuu...ahahahhahaa...rumpiii dr yg serius sampai yg bikin ngakak :p *kangen kaliaaannn

    BalasHapus