Like

Rabu, 20 Maret 2013

IX. 4. Amerika Latin: Operasi Plastik, Bagian dari Gaya Hidup?


Jreeeeeenngg…sepertinya ini deh, topik yang ditunggu-tunggu. Saya akan berbagi cerita tentang tingkat keamanan, kriminalitas dan gaya hidup cewek-cewek di amerika latin.

Nah, saya bahas dulu tentang fenomena operasi plastik, ya. Semoga saya bisa menyampaikannya dengan sudut yang netral dan memberikan edukasi bagi para pembaca blog. Sebaiknya sih, tidak menghakimi dari kemasan dan penampilan, tetapi dengarkan dan pahami alasan dan tujuan mengapa mereka melakukannya.

Brazil, populer dengan bikini wax dan menari samba

Ketika mengenal Brazil di tahun 2007, saya pun mulai melek mata dan mulai memperhatikan gerak gerik dan gaya hidup para wanita latin ini. Kebanyakan wanita di Brazil, perawatan mereka lebih ke perawatan kulit supaya terlihat kinclong. Sewaktu saya di Salvador da Bahia dan sering main ke pantai di sela-sela jeda waktu bekerja, saya sering melihat para wanita ini menggosokkan pasir ke seluruh tubuh. Karena melihatnya hampir setiap hari, saya pun memberanikan diri bertanya dengan bahasa portugis yang masih terbata-bata. Si wanita, menjawab agar kulit kencang dan bercahaya. Mereka tidak menggunakan produk khusus untuk merawat kulitnya.

Tidak hanya mengunjungi Salvador da Bahia, tetapi saya juga menjelajah Brazil dari utara ke selatan ke kota-kota pinggir pantai, seperti Natal, Recife, Fortaleza, Salvador da Bahia, Rio de Janeiro sampai Florianopolis. 

Karena penasaran dan ingin tahu, saya bertanya sok akrab dengan intonasi hati-hati kepada beberapa pengunjung pantai mengenai perawatan kecantikan mereka. Tidak disangka mereka menjawab ramah dan tidak merasa terganggu dengan pertanyaan saya. Syukurlah. 

Sebagian besar para wanita yang saya temui di pantai, mereka menjawab melakukan bikini wax secara rutin. Hal ini dilakukan karena banyak berjemur dan menghabiskan waktu di pantai, terutama di akhir pekan, sudah menjadi gaya hidup. Jadi, malu, dong, kalo nggak terawat. Begitu kata mereka. 

Selain perawatan bikini wax, sebagian besar bahkan hampir semua dari wanita Brazil pandai menari samba. Hal ini selain menjadi budaya, juga menjaga agar tubuh tetap sehat dan bugar. Terutama untuk merawat bagian bokong agar terlihat kencang.

Mereka tidak memungkiri bahwa banyak di antara mereka yang melakukan operasi plastik di bagian dada dan bokong. Sebagian besar mengatakan merupakan tuntutan pekerjaan yang menonjolkan penampilan. Pokoknya, penampilan dan bentuk tubuh seksi nomor satu.

ilustrasi boneka pajangan.

Venezuela, penampilan fisik sempurna itu penting

Lain Brazil, lain Venezuela. Pertama-tama menginjakkan kaki disini, sih, belum ngeh kalau katanya negara ini penghasil Miss Universe dan gudangnya para pemain telenovela yang cantik-cantik. Kalau boleh jujur, gambaran wanita-wanita cantik (kata orang-orang dan surat kabar), tidak banyak saya temui di Caracas, ibukota Venezuela. Justru saya kaget karena yang saya temui kebanyakan adalah wanita berkulit hitam manis seperti warna kulit sawo matang, pendek, perutnya gendut dan rambut agak keriting. Sinis? Nggak juga. Mungkin saya lagi sial saja mendapat pemandangan tidak seperti yang digembar-gemborkan media dan anggapan banyak orang.

Ketika akhirnya memutuskan untuk tinggal di Caracas, saya mulai melihat lebih detil dan mulai banyak bertemu para wanita cantik seperti di telenovela. Mereka saya lihat tidak sengaja di tempat-tempat tertentu yang eksklusif.

Tetapi terus terang, deh, sebagian besar dari mereka -walaupun tidak semuanya- kemasan dan bentuk fisik mereka sebagian besar kelihatan sekali dipoles dan palsu. Ini lagi-lagi, sih, dari sudut pandang saya, ya. Dan ketika mendapat kesempatan mengobrol dengan mereka, dengan jujurnya mereka bilang untuk penampilan. 

Bentuk fisik dengan tubuh proporsional menjadi sangat penting di negara ini dan menjadi bagian dari gaya hidup. Jadi, tidak bisa kita jadikan cemoohan atau bahan gunjingan. Mereka rela mengeluarkan uang banyak agar bisa mendapatkan tampilan fisik tubuh yang begitu sempurna.

Contoh lain melakukan operasi plastik tidak hanya untuk penampilan saja, tetapi juga untuk alasan kesehatan. 

Bahkan mereka rela untuk dipotong gajinya atau bahkan meminjam dana dari manapun dan membayarnya secara bertahap demi mendapatkan bentuk tubuh idaman.

Serunya, mereka tidak gengsi atau malu-malu. Secara terang-terangan kebanyakan mengakui. Bahkan sampai cuti dari kantor dengan alasan untuk operasi plastik. Wah!

Benang merah yang bisa ditarik….

  • Penampilan fisik sangat penting bagi sebagian besar wanita latin. Hal ini mungkin bisa menumbuhkan kepercayaan diri mereka dengan tampilan fisik yang sempurna.
  • Alasan kesehatan bisa juga dijadikan alasan mengapa mereka melakukan operasi plastik.
  • Walaupun tidak semua wanita berpikiran penampilan fisik itu penting, banyak juga yang lebih mementingkan pendidikan dan berpikiran maju.
  • Operasi plastik daerah tertentu menjadi gaya hidup. Pertama-tama, sih, saya bingung, ya, karena bukan budaya kita, kan? Sepertinya kita lebih mementingkan pendidikan, urusan rumah, plesiran atau hal-hal lain ketimbang operasi plastik. Iya, nggak?
  • Mereka sadar betul akan resiko dan konsekuensinya melakukan operasi plastik. Karena itu, mereka rela memilih dokter yang bagus dan membayar mahal agar hasil memuaskan. 
  • Ketika di Brazil dan Venezuela, aneka papan promosi untuk operasi plastik bertebaran hampir di setiap sudut. Dari yang tadinya kaget, akhirnya menjadi biasa.
  • Hal ini pun membuka mata dan pikiran saya bahwa setiap penduduk dunia mempunyai karakter dan kebiasaan hidup yang berbeda-beda. Mau tidak mau saya harus menerima perbedaan itu dan tidak menganggap hal tersebut aneh atau mengada-ngada. 
  • Karena saat itu dan sampai saat ini saya sedang dan masih menjelajah amerika latin, maka yang bisa saya bahas fenomena operasi plastik di negara amerika latin. Walaupun saya yakin dan pernah membaca dan mendengar juga bahwa operasi plastik juga populer di Amerika, Eropa dan Asia. Ada yang mau berbagi?
Foto: ilustrasi boneka pajangan


2 komentar:

  1. semoga budaya seperti itu tidak terjadi di Indonesia. karena sesungguhnya wanita Indonesia memiliki kecantikan alami yang tidak bisa dibuat hanya dengan operasi plastik.

    BalasHapus
  2. Dear Lina,
    Iya...aku setuju banget...para wanita Indonesia itu lebih cantik karena cantik alami dan tidak dipoles ;)
    Semoga saja tidak terjadi di Indonesia hanya karena ingin tampil cantik maksimal secara fisik. Yang penting cantik hatinya, jadi aura cantik akan terpancar dengan sendirinya.

    BalasHapus