Like

Minggu, 21 April 2013

XIII. 3. Xochimilco, Mexico City (2): Menikmati Kebun Bunga dari Atas Perahu


Hola!

Jika di blog sebelumnya saya menceritakan sedikit banyak tentang gambaran negara Mexico dan ibukotanya, Mexico City secara umum, kali ini saya akan mengajak Anda mengenal lebih dekat salah satu daerah di Mexico City yang menarik untuk dikunjungi: Xochimilco (so-ci-mil-ko).

Xochimilco adalah bahasa Nahuatl yang dalam bahasa Indonesia berarti kebun bunga. Terletak di sebelah selatan Mexico City, Xochimilco ini yang sebagian besar daerahnya meliputi danau yang mengelilingi pulau kecil cocok dikunjungi di akhir pekan di bulan april dan mei ketika bunga-bunga bermekaran.

Termasuk Peninggalan Warisan Dunia versi UNESCO

Tidak main-main bahwa pelestarian lingkungan dan daerah wisata Xochimilco menarik perhatian UNESCO untuk menganugerahkan salah satu Warisan Dunia di tahun 1987. Daerah Xochimilco yang berbunga-bunga dan hijau serta merupakan salah satu peninggalan sejarah di masa lalu, dilestarikan oleh penduduk setempat yang secara sadar bahwa daerahnya memiliki potensi yang besar dari segi pelestarian lingkungan dan wisata.

Xochimilco yang merupakan salah satu Warisan Dunia versi UNESCO.

Naik perahu warna warni

Yang membuat menarik berwisata ke Xochimilco adalah dengan menumpangi perahu yang didandani dengan cantik dengan aneka macam warna cat yang terang benderang. Coba, deh, perhatikan bahwa setiap kapal mempunyai nama sendiri-sendiri. Kebanyakan sih, nama-nama perempuan dan berbau latin, seperti: Maria Fernanda, Alejandra, Beatriz, dan lain-lain. Menarik, ya?

Suasana Xochimilco dari atas perahu dengan nama-nama yang unik.

Siapapun bisa menumpangi kapal cantik ini. Durasinya tergantung keinginan penumpang. Minimal 1 jam agar bisa mengelilingi pulau kecil dan melihat situasi sekitar sampai mengunjungi kebun bunga di sekitar rumah penduduk.

Kita pun bisa menepi jika kita membeli bunga atau tanaman di sekitar pulau kecil yang memang menawarkan toko bunga denga harga yang sangat terjangkau. Sangat murah malah.

Hiburan di atas perahu

Selain berwisata menikmati keindahan Xochimilco dari atas perahu, kita juga bisa menikmati alunan musik mariachi (musik khas Mexico) dari atas perahu. Para pemusik menawarkan jasanya juga dari atas perahu. Yang menarik juga adalah kita tak perlu takut kelaparan karena sepanjang mengelilingi Xochimilco dengan perahu, pasti kita jumpai warung makanan dadakan yang menyediakan aneka jajanan dari atas perahu.

Berbagai macam hiburan dan jajanan dari atas perahu ada di Xochimilco. Mariachi (atas); seorang wanita memasak makanan lokal (kiri bawah): makanan lokal yang siap dinikmati di atas kapal sambil berwisata keliling Xochimilco (kanan bawah).

Xochimilco itu…
  • Salah satu wisata murah meriah di Mexico City dan sangat membumi serta kesempatan berbaur dengan masyarakat lokal yang ramah.
  • Merupakan salah satu pengalaman wisata yang menyenangkan ketika berkunjung ke Mexico City.
  • Bisa jajan makanan lokal Mexico dan menikmati alunan musik mariachi dari atas perahu.

Bagaimana cara mencapai Xochimilco?
  • Mudah sekali karena masih termasuk daerah yang terletak di Mexico City. Kita bisa mencapainya dengan mengendarai mobil.
  • Kita juga bisa menumpang transportasi umum, seperti metro (kereta bawah tanah) akan membawa kita ke tujuan dengan menyambung menaiki tren ligero.
  • Selain metro, kita juga bisa menaiki bus umum, peseros (semacam metro mini di Jakarta), dengan rute tengah kota sampai Xochimilco.

Tertarikkah Anda mengunjungi kebun bunga Xochimilco ini? Yang ada di benak saya, Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia yang memiliki sungai atau danau, pasti bisa, dong, menjadikan area tersebut sebagai obyek wisata?

Sebagian foto: Herman
Mexico City, April 2012

Sabtu, 20 April 2013

XIII. 2. All About Mexico City (1): Dari Kemacetan, Transportasi Umum, Jajanan Lokal sampai Museum


Sebelum saya mengajak Anda keliling negara Mexico, ada baiknya terlebih dahulu saya mengajak Anda ke ibukota negara: Mexico City atau yang populer disebut Mexico DF (Distrito Federal), dan mengetahui kondisi kota ini secara keseluruhan.

Mexico City secara umum

Adalah salah satu kota terbesar di negara Mexico itu sendiri, dilihat dari luasnya secara fisik dan jumlah penduduknya yang padat. Terletak 2000 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi oleh pegunungan, membuat Mexico mempunyai suhu udara yang sedikit aneh. Selain itu, produksi polusi yang cukup tinggi juga menyebabkan berbagai penyakit, seperti sakit kepala atau migren yang berkepanjangan, bahkan sampai menyebabkan mimisan. Lebih parahnya lagi, menimbulkan gejala penyakit paru-paru.

Suasana Mexico City sehari-hari yang penuh kemacetan, seperti kebanyakan kota besar di dunia.

Tadinya sih, rasanya aneh ya, dan juga kok, kedengarannya serem banget dengan segala sindrom penyakit yang merugikan kesehatan. Tetapi, tidak semua penduduk mengalami hal tersebut. Hal itu tergantung dari daya tahan tubuh masing-masing orang. Kasusnya yang terjadi pada saya adalah ketika tiba pertama kali tiba di Mexico City, sindrom sakit kepala dan migren tidak bisa dihindari.

Mexico City, kota berbahaya?

Menurut kesan saya sendiri ketika menjejakkan kaki di ibukota ini, terasa menyenangkan. Perpaduan modern tetapi masih menjaga keaslian kotanya. Rasa berbahaya jauh dari anggapan surat kabar dan media yang selama ini mengedepankan opini tentang keadaan bahaya dan tingkat kriminalitas yang tinggi.

Suasana di salah satu sudut kota Mexico City. Lihat, deh. masih ada, lho, taksi VW Kodok (bawah) dan suasana bazaar di tengah kota (atas). 


Sebelumnya saya pernah tinggal di Caracas, Venezuela, tentu keadaan Mexico City membuat saya kaget. Sikap orang-orang yang ramah terhadap turis dan bangsa pendatang dan juga pelayanan di bidang jasa sangat baik, malah menimbulkan rasa curiga. Jangan-jangan mereka baik ada maunya.

Belum lagi merasa terkejut dengan sikap penduduk yang ramah, ketika naik taksi pun, sang supir ramah sekali. Memberikan salam selamat siang, menanyakan kabar bahkan bertanya pendapat saya tentang Mexico. Meskipun berbahasa spanyol, memerlukan waktu beberapa hari untuk beradaptasi dan mengerti bahasa spanyol mereka. Ya, setiap negara mempunyai dialek dan gaya berbicara yang berbeda-beda dalam berbahasa, walaupun 1 bahasa.

Seperti apa Mexico City?

Gedung-gedung tinggi pencakar langit, padatnya penduduk, kemacetan sehari-hari, kereta bawah tanah, angkutan umum untuk masyarakat serta ritme kehidupan yang tidak pernah padam adalah kesan tentang Mexico City.

Suasana jalanan yang padat di jalur utama Mexico City. Tersedia sepeda bagi mereka yang ingin menghindar dari kemacetan berkendara.


Sama halnya dengan kehidupan di kota-kota besar lainnya, Mexico City menawarkan kehidupan yang sibuk dan tentu berpengaruh pada gaya hidup masyarakatnya. Justru ini yang membuat kota besar semacam Mexico menjadi dinamis dan menawarkan berbagai kesempatan untuk berkembang dan berkreasi.

Aneka jajanan yang kami temui di pinggir jalan: dari penjual buah, kerupuk sampai sawo dan leci.

Yang membuat menarik Mexico City adalah sektor informal. Aneka tacos (makanan khas) Mexico dijajakan di pinggir jalan, adanya tenda-tenda makanan sepanjang jalan, orang-orang menjajakan aneka barang dagangan di jalanan dan di lampu merah dan yang membuat hidup adalah suara-suara khas yang dikeluarkan dari suara pedagang dan alat musik.


Yang menarik di Mexico City
  • Banyak museum yang terawat dan bersih. Ada museum yang mengharuskan membayar tiket masuk ada juga yang gratis. Setiap hari minggu, museum dibuka gratis untuk penduduk dan turis. Tinggal menunjukkan kartu identitas saja.
Contoh museum-museum yang berserakan di Mexico City. Castillo de Chapultepec (atas) dan Munal (bawah).
  • Beberapa barrio (daerah sekitar) yang merupakan cagar budaya dan dilestarikan oleh pemerintah dan penduduk setempat. Seperti barrio Coyoacán, San Angel, La Condesa. Nanti akan saya ceritakan secara detil di blog selanjutnya.
  • Transportasi yang beraneka ragam, mulai dari kereta bawah tanah, cable car, metro bus (semacam TransJakarta di Jakarta), taksi, pesero (seperti metro mini di Jakarta) dan nyaman membantu mengurangi kemacetan lalu lintas sehari-hari.
Transortasi umum yang banyak dipilih oleh masyarakat: metro (kereta bawah tanah) dan metrobus (semacam TransJakarta di Jakarta), untuk menghindari kemacetan sehari-hari (atas).
  • Diterapkannya jalur satu arah, di beberapa titik kepadatan lalu lintas, sehingga membantu kelancaran dan mengurai kemacetan. Kerugiannya, jika kita salah jalan, ya, dapet salam dari muter-muter jauh sekali. Karena itu, cermati betul jalan yang kita tuju.
  • Adanya care free day setiap hari minggu, dari pukul 6 pagi sampai pukul 2 siang, yang berlaku di jalanan utama pusat kota (sekitar Paseo de la Reforma).
  • Aneka jajanan dan masakan lokal bisa kita nikmati dari tenda pinggir jalan sampai restoran kelas atas.
Jajanan lokal yang kami temui di pinggir jalan sampai kelas restoran: tacos.
  • Masyarakat Mexico memang kreatif. Mereka menjadikan danau sebagai obyek pariwisata. Namanya daerah Xochimilco. Saya akan mengajak Anda mengenal Xochimilco, di blog selanjutnya.
  • Jika Anda tidak memiliki banyak waktu dan ingin melihat Mexico City dalam sehari, bisa naik Turisbus, yang membawa Anda mengenal Mexico City dalam sehari.


Bagaimana cara mencapai Mexico City?

  • Untuk pemegang paspor Indonesia, diperlukan visa untuk menginjak Mexico. 
  • Dari Indonesia, ada 2 pilihan: bisa melalui Lautan Pasifik (Jepang dan Amerika) atau melalui Eropa (Prancis, Jerman atau Belanda). Untuk transit, tergantung dari pesawat yang kita tumpangi. Ada 1 kali transit atau maksimal 2 kali transit.
  • Lamanya perjalanan melalui lautan Pasifik adalah 24 – 30 jam (termasuk waktu menunggu ketika transit) dan melalui Eropa adalah 36 – 38 jam (termasuk waktu menunggu ketika transit).
  • Harga tiket pesawat berkisar antara 1600 – 2500 USD. Tergantung waktu dan bulan kita memilih pergi. Apakah itu low season atau high season.
  • Mata uang Mexico adalah peso (atau biasanya disingkat MXN), dengan simbol $, tetapi bukan dolar. 1 MXN = Rp 800,00.
  • Harga penginapan tergantung jenis dan letak penginapan. Untuk yang murah meriah namun masih terjangkau situasi dan kondisinya, harga mulai dari 15 USD per malam.
  • Untuk biaya hidup, tergantung dari kita sendiri yang mengatur anggaran. Untuk tinggal di Mexico City itu sendiri, 300 USD/minggu adalah anggaran paling hemat. Intinya, sih, tergantung dari gaya hidup.
  • Karena perbedaan antara Mexico-Indonesia adalah 12 jam lebih lambat, maka jika kita pergi dari Indonesia untuk tiba di Mexico, kita akan memakan waktu 1 hari untuk perjalanan. Tetapi kita memakan waktu 2 hari untuk tiba kembali ke Indonesia dari Mexico.
  • Karena jarak dan perjalanan yang cukup jauh, saya sarankan untuk menghabiskan waktu setidaknya minimal 2 minggu untuk menikmati Mexico. Lebih idealnya 3 minggu sampai 1 bulan. Biar puas.
  • Waktu ideal untuk mengunjungi Mexico City adalah dari bulan september sampai juni. Suhu udara masih bisa dikatakan bersahabat. Ada panas dan dingin, tetapi tidak hujan badai yang biasanya terjadi di bulan juni, juli dan agustus.
  • Bagaimana dengan mengunjungi Mexico di beberapa propinsi, termasuk penjelajahan peninggalan situs bersejarah Zapotec, Maya dan Aztec? Saya akan menceritakan lebih lengkap di blog selanjutnya, ya.
Letak Mexico secara geografis.


Nah, tertarik untuk menjelajah Mexico?

Mexico City, april 2012
Sebagian foto: Herman
Foto metro (kereta): LGN

Kamis, 18 April 2013

XIII. 1. It´s time for Mexicoooooo...!!


Hola!

Setelah menjabarkan pengalaman penjelajahan saya dari Eropa sampai ke negara-negara di benua Amerika Latin serta di sela-selanya menyempatkan pulang kampung ke Jawa, di mana saya banyak mendapat berbagai pengalaman hidup yang penuh dengan pesan moral, saatnya bercerita tentang plesiran, sejarah dan pengalaman hidup yang masih berlangsung di Mexico.

Kali ini berlanjut tentang perjalanan dan penjelajahan Mexico, negara di mana saat ini saya berada. Menetap di Mexico City 2 tahun lebih membuat saya mengenal lebih jauh lagi tentang kehidupan, budaya, sejarah dan karakteristik bangsa latin.

Herman bersama para pemusik Mariachi (atas); situs bersejarah suku Maya, Palenque di Propinsi Chiapas (tengah); tacos, makanan khas Mexico (bawah)

Saya ingin mengetahui anggapan, pendapat atau kesan Anda ketika mendengar nama Mexico? Negara macam apakah itu? Saat mendengar nama Mexico, yang ada di kepala saya adalah sombrero dan tequila! Bukan salah satu negara berbahaya di dunia.

Dilihat dari letak geografisnya, Mexico terletak di Amerika Utara. Tetapi dari segi budaya dan kehidupan, Mexico termasuk ke dalam karakteristik bangsa Amerika Latin. Walaupun Mexico berbahasa resmi spanyol, pemerintah dan penduduk lokal tetap mempertahankan bahasa dialek di beberapa propinsi.

Ibukota Mexico, yaitu Mexico City terletak di tengah-tengah negara Mexico. Menurut survey dan tentunya anggapan banyak media dan anggapan orang, ibukota negara ini termasuk salah satu kota berbahaya di dunia. Selain itu juga, termasuk kota yang berpolusi cukup tinggi.

Mexico City, suasana di tengah kota (kiri atas); Piramida Chichén Itza, peninggalan suku Maya di Semenanjung Yucatán (kanan atas); bus umum dengan rute tengah kota ke airport (kanan atas), Tulum, situs bersejarah suku Maya di Propinsi Quintana Roo, di pinggir Laut Karibia (bawah).

Negara yang terkenal dengan musik mariachi ini mempunyai kesan mistis karena berhubungan dengan sejarah penduduknya di masa lampau, jauh sebelum bangsa Spanyol menjejakkan kaki di Mexico. Selain itu, Mexico penuh dengan petualangan dan aura yang berbeda setiap propinsi. Juga mempunyai karakteristik khas yang membuat Mexico lebih kinclong untuk dikunjungi.

Selama 2 tahun lebih saya berada di Mexico, tentu tidak hanya plesiran mengagumi Mexico dari segi arstitekturnya dan sejarah yang kaya cerita pada zaman prahispanik. Sebut saja suku Zapotec, Maya dan Aztec di antara puluhan bahkan ratusan suku yang eksis di Mexico, yang berhasil membuat kagum dunia bahkan menciptakan peradaban dunia yang masih digali terus sampai saat ini. Saya juga berpartisipasi mempromosikan budaya Indonesia. Untuk Mexico itu sendiri, saya bersedia menjadi relawan dengan mengajar tarian dan membuka kelas membatik untuk orang-orang Mexico.

Peninggalan situs bersejarah yang ditata ulang dengan rapi, ratusan museum yang juga ditata menarik sehingga tidak membuat pengunjung bosan sampai karakteristik penduduk Mexico itu sendiri yang secara sadar melestarikan budaya dan peninggalan nenek moyang mereka, yang membuat para turis bahkan orang asing tertarik untuk mendatangi dan memilih untuk menetap sementara. Tersihir oleh pesona alam dan budayanya.

Yang menarik juga, tentu saja makanan lokal, minuman, musik, dansa dan pesta! Hal-hal tersebut tentu menjadi magnet dan daya tarik tambahan.

Bienvenidos en Mexico!*
Selamat datang di Mexico!

Sebagian foto: Herman