Like

Minggu, 28 April 2013

XIII. 6. Mexico City (5): Mengunjungi Rumah-Studio Diego Rivera-Frida Kahlo



Jika di blog sebelumnya saya menceritakan sedikit tentang Casa Azul (Rumah Biru) Frida Kahlo yang dijadikan museum dan dibuka untuk umum, cerita kali ini berlanjut tentang Museum dan Studio Melukis Diego Rivera dan Frida Kahlo.

Terletak di daerah San Angel, sekitar 3 km dari Coyoacán tempat Museum Frida Kahlo berada, Museum dan Studio Melukis suami-istri ini juga menarik untuk dikunjungi. Yuk, kita intip seperti apa Museo Casas Estudio Diego Rivera y Frida Kahlo ini!

Suasana Museum Rumah-Studio Diego Rivera-Frida Kahlo. Unik! Menggunakan kaktus untuk memagarai rumahnya ;)


Didesain oleh Juan O´Gorman

Adalah arstitek muda berbakat, Juan O´Gorman, yang mendesain rumah kubik atau rumah bergaya kotak ini untuk Diego dan Frida. Dengan desain minimalis, Juan O´Gorman membangun rumah masing-masing agar mempunyai studio melukis dan berkarya sendiri-sendiri.

Rumah yang didesain oleh arstitek Juan O´Gorman (atas); suasana studio Diego Rivera (kiri bawah); salah satu karya Frida Kahlo, lo que el agua me dio (kanan bawah).

Pada masanya, antara tahun 1933 – 1941, rumah unik menjadi saksi bisu akan karya-karya Diego dan Frida. Selama 8 tahun, pasangan suami istri menempati rumah sekaligus studio untuk berkarya.

Saat ini, dengan mempertahankan bentuk aslinya, Rumah dan Studio Diego-Frida dibuka untuk umum. Kita bisa mengunjungi rumah dan ruangan studio Diego-Frida dan juga rumah Juan O´Gorman yang juga berdiri di dekat Rumah-Studio Diego-Frida.

Menarik, kan? Nah, jangan lupa mengunjungi Rumah dan Studio Diego-Frida jika Anda berkunjung ke Mexico City.

Mexico City, April 2013

Rabu, 24 April 2013

XIII. 5. Mexico City (4): Mengagumi Mexico City dari Istana Chapultepec


Di bab ini saya masih melanjutkan cerita tentang Mexico City dan tempat-tempat yang seru untuk dikunjungi. Setelah sebelumnya bercerita tentang gambaran keadaan Mexico City secara umum, lalu berwisata di atas perahu menikmati kebun bunga di Xochimilco (so-ci-mil-ko) dan mengunjungi Casa Azul Frida Kahlo di Coyoacán, cerita kali berlanjut mengenal Castillo de Chapultepec (Istana Chapultepec).

Sedikit Sejarah tentang Castillo de Chapultepec…

Bangunan cantik ini dibangun pada abad ke-18 oleh penjajah Spanyol yang kala itu sedang menduduki Mexico City. Serunya, sang penjajah berinisiatif membangun konstrukti sebuah bangunan yang terletak di dataran tinggi di tengah kota Mexico City. Sayangnya tidak pernah rampung.

Pemandangan Paseo de La Reforma dari Istana Chapultepec (kiri atas); Salah satu sudut Istana Chapultepec (kanan atas); Istana Chapultepec dari halaman belakang (bawah).

Kemudian bangunan tersebut beralih fungsi menjadi Castillo de Chapultepec (kas-ti-yo de Ca-pul-te-pek) atau Istana Chapultepec yang ditempati oleh pasangan penjajah, Maximilien dan istrinya, Carlota.

Desain interior salah satu sudut di Istana Chapultepec. Lift (kiri atas); tangga di ruangan utama (kanan atas); ruang makan bergaya Raja (bawah).

Setelah masa penjajahan lewat, Istana tersebut sempat terbengkalai kemudian dengan berjalannya waktu, diperbaiki dan ditempati oleh para pemimpin negara Mexico. Salah satunya yang berjasa dan mempercantik Istana Chapultepec adalah diktator Porfirio Díaz.

Bangunan bergaya Barok dan mebel-mebel antik

Beruntungnya kami sewaktu mengunjungi Istana Chapultepec, kami berkesempatan mengintip ruangan-ruangan pribadi yang pernah ditempat Porfirio Díaz dari kamar tidur, ruangan makan sampai kamar mandi yang mempunyai desain interior yang menawan. Mengingatkan saya akan arsitektur bergaya barok yang memang jaya di Eropa pada masanya.

Kamar tidur dengan desain interior yang menawan (atas); kamar mandi yang mewah pada masanya (kiri bawah); ruang makan dengan desain interior seperti di Eropa pada masanya.


Tahukah Anda…

  • Istana Chapultepec terletak di area hijau tengah kota Mexico City.
  • Letaknya di dataran tinggi sehingga kita bisa menikmati panorama Mexico City dari atas bukit.
  • Istana Chapultepec pernah dijadikan lokasi syuting untuk beberapa adegan film Romeo dan Juliet yang dibintangi oleh Lenardo DiCaprio dan Claire Daines.
  • Di tahun 1939, Istana Chapultepec berubah fungsi menjadi museum dan dibuka untuk umum.

Menarik, kan? Saran saya, sempatkan sedikit waktu untuk mengujungi Istana Chapultepec ini ketika Anda mempunyai kesempatan menginjakkan kaki di Mexico City. Dari atas bukit, kita tidak hanya merasakan polusi tetapi juga kesibukan kota besar Mexico City.

Mexico City, April 2012
Foto: Herman



Selasa, 23 April 2013

XIII. 4. Mexico City (3): Coyoacán, berkunjung ke Rumah Frida Kahlo


Jika suatu saat Anda memutuskan untuk berlibur, menejelajah dan mengenal Mexico City, saya sarankan jangan lewatkan untuk mengujungi Coyoacán dan menginjakkan kaki di Rumah Biru Frida Kahlo.

Papan ´Selamat Datang´ di Coyoacán dengan simbol sepeda yang menunjukkan bahwa daerah ini  sangat mendukung program ramah lingkungan dengan bersepeda (atas); Pusat Kebudayaan Coyoacán yang menawarkan banyak aktivitas menarik di bidang seni (bawah).

Salah satu seniman Mexico yang terkenal di seluruh dunia, Frida Kahlo, dan suaminya, Diego Rivera pernah menetap di daerah Coyoacán. Terletak 12 km dari pusat kota Mexico ke arah selatan, Coyoacán menawarkan atmosfer daerah yang berbeda dengan bangunan-bangunannya yang bergaya kolonial.

Dari segi sejarah Mexico, Coyoacán berpartisipasi di dalamnya. Adalah Hernan Cortés yang memilih tinggal di daerah Coyoacán pada saat melawan dominasi Aztec pada abad 16. Seiring berjalannya waktu, Coyoacán berkembang menjadi daerah popular yang marak dengan arsitektur bergaya kolonial serta menjadi pilihan tempat tinggal para bangsawan dan seniman.

Casa Azul* de Frida Kahlo

Saat ini, Coyoacán dikenal sebagai daerah rumah sang artis atau seniman wanita asal Mexico, Frida Kahlo. Jika Anda mengetahui tentang sejarah seniman wanita yang terkenal dengan karyanya yang berjudul ´Viva La Vida´, Anda bisa menjumpai karya aslinya yang saat ini berada di Casa Azul yang menjadi Museum Frida Kahlo.

Tampak depan Museum Frida Kahlo (atas); salah satu sudut yang menandakan bahwa Frida dan Diego pernah menetap di Rumah Biru ini dari tahun 1929 - 1954 (kiri bawah); siapapun bisa bertransformasi menjadi Diego Rivera dan Frida Kahlo (kanan bawah).

Rumah Biru Frida Kahlo terletak di kawasan perumahan Coyoacán. Berdiri kokoh di pojakan jalan, bercat biru dan oranye. Khas Mexico menurut saya. Rumah pribadi yang bertransformasi menjadi museum sang seniman, selalu penuh didatangi oleh para turis lokal dan turis dari seluruh penjuru dunia.

Museum Frida Kahla didesain dengan menjaga keutuhan bangunan serta ruangan-ruangannya, mulai dari ruang kerja Frida Kahlo, ruang tidur sampai dapur, seluruhnya didesain dengan apik, seolah-olah kita kembali semasa hidup Frida Kahlo.

Suasana dari taman Rumah Frida Kahlo. Cafe dan dengan teras pepohonan yang rindang (atas); Salah satu sudut bangunan rumah (tengah); bagian tengah rumah (bawah).

Sayangnya, kita tidak boleh memotret raungan-ruangan maupun koleksi-koleksi sang artis. Nah, ini harus ditaati, ya.

Lain hal ketika kita menikmati taman dan halaman sekitar Rumah Biru Firda Kahlo nan asri dan luas. Pepohonan rindang dan suasana café menyempurnakan hari kunjungan ke rumah sang bintang.

Casa Azul itu…

  • Bisa dicapai dengan kendaraan umum dari tengah kota Mexico City, bahkan turibus (tourist bus) dengan suka rela melewatinya.
  • Sangat dekat dengan pusat kota Coyoacán yang selalu ramai dengan pemandangan café, restoran aneka barang jualan yang dijajakan di pinggir jalan.
Suasana Coyoacán. 
  • Patuhi seluruh ketentuan dan peraturan ketika mengunjungi Museum Frida Kahlo. Seperti tidak maksa memotret ruangan interior sang bintang. Wisata mata dan disimpan di hati dan di kepala adalah salah satu kita menjaga kenangan ketika berkunjung langsung ke rumah sang seniman yang terkena penyakit polio di kala usianya masih anak-anak.
  • Menceritakan suka dan duka serta saksi bisu atas penderitaan dan kebahagiaan hidup sang bintang. Anda akan hanyut di dalamnya bersama dengan karya-karyanya yang menggambarkan pemberontakan, kejujuran dan arti feminisme menurut Frida Kahlo.
  • Terletak tidak jauh dari Museum Leon Trotsky.  


Siap untuk mengunjungi Coyoacán ketika mampir ke Mexico City?

Mexico City, April 2012

*Bahasa spanyol yang berarti Rumah Biru

Foto: Herman