Like

Jumat, 18 April 2014

XIII. 30. Mexico City (29) : Menari dan Mengajar Membatik untuk Penduduk Lokal


Di bab-bab sebelumnya tentang Mexico, Anda pasti sudah membaca tentang pengalaman saya plesiran dan menjelajah kota-kota dan daerah-daerah sekitar Mexico. Mexico dengan segala macam suka dukanya telah memanjakan saya untuk menikmati yang ada. 

Saatnya saya menyumbang sesuatu untuk Mexico. Salah satunya adalah memberikan kontribusi yang saya miliki, yaitu dengan menari di acara anak-anak dan mengajar membatik dengan sukarela. 

Membawakan tarian betawi di acara anak-anak nasional Mexico di kota Merida, Semenanjung Yucatan.

Sebagai warga negara asing yang berbaur dengan penduduk lokal, maka saya harus mempunyai ciri khas dengan tetap menjadi orang Indonesia yang mengetahui dan menguasai kebudayaan bangsa sendiri. Karena saya yakin, siapapun orang Indonesia yang berada di luar negeri adalah duta budaya. 

Maka, secara kesadaran penuh, saya pun dengan bersuka cita memperkenalkan budaya kita sembari berbagi ilmunya langsung: menari tarian tradisional Indonesia dan mengajar cara membatik kepada penduduk lokal.

Memperkenalkan batik dan memberi kesempatan kepada penduduk lokal untuk membatik. 


Pesertanya adalah teman-teman mexico itu sendiri dan beberapa tetangga prancis yang bertempat tinggal di sekitar apartemen saya. Kepada mereka saya langsung berbagi ilmu tentang membatik. 

Dua orang tetangga prancis yang juga tinggal di Mexico pun antusias ketika saya mengajar batik dan memberik kesempatan kepada mereka untuk mempratekkan langsung membatik.


Dan saya pun memberikan mereka kesempatan untuk praktek langsung cara membuat batik. Dengan sehelai kain katun berukuran 35 cm x 35 cm, saya membebaskan mereka untuk menggambar apa saja sesuai keinginan mereka di atas sehelai kain katun tadi untuk kemudian menggunakan canting dan lilin untuk mengetahui proses batik. 

Peralatan membatik.

Setelah gambar tersebut ditutup dengan lilin dengan menggunakan canting, proses pewarnaan pun adalah hal yang paling ditunggu-tunggu untuk memperoleh hasil yang diinginkan.

Inilah hasil batik yang mereka kerjakan. Bagus, kan?

Semoga Anda para pembaca juga diberikan kesempatan untuk melanglang buana dan merasakan menjadi penduduk di suatu negara. Jangan segan untuk berbagi dan mengenalkan kebudayaan Indonesia kepada dunia luar agar kitapun ikut serta melestarikan budaya kita sendiri agar negara lain mengenal dan mengakui kebudayaan kita. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar