Like

Jumat, 01 Agustus 2014

XIV. 12. (Prancis): Pernak pernik Menarik Prancis Selatan


Di blog-blog sebelumnya, saya telah berbagi cerita tentang beberapa pedesaan terindah di Prancis Selatan yang kami kunjungi. Tidak hanya arsitektur, pemandangan, makanan lokal yang menarik perhatian, namun juga beberapa detil yang juga indah untuk disimak.

Get lost di gang-gang kecil inii sungguh menarik sambil main petak umpet. 

Seperti tumbuh, tanaman dan buah-buahan yang tumbuh khusus di musim semi dan musim panas, seperti coquelicot, cherises, dan lavender khas daerah Prancis, tetapi juga detil arsitektur gang-gang kecil yang rapi dan bersih.


Prancis Selatan dengan pemandangannya yang cantik.


Dulu, yang menarik perhatian saya adalah arsitektur pintu dan jendela yang unik. Kali ini saya membawa Anda untuk menyusuri gang-gang kecil pejalan kaki yang indah, rapi dan bersih dengan warna cat yang meriah maupun warna alam.


Detil.detil indah inilah yang membuat betah di Prancis Selatan. Lebih hidup, lebih artistik dan nyaman untuk dikunjungi. Semoga saja, kami pun mempunyai kesempatan untuk merasakan tinggal di Prancis Selatan, daerah yang populer di segala musim bagi turis lokal maupun internasional.

XIV. 11. (Prancis): Les-Baux-de-Provence


Satu lagi daerah di Prancis Selatan yang kami kunjungi adalah Les Baux de Provence. Jaraknya yang dekat dengan pinggir laut Mediterania dengan pesona pemandangan kebun anggur dan perkebunan zaitun, membuat daerah ini menarik untuk dikunjungi.

Dengan jarak tempuh hampir 3 jam dari Grenoble, perjalanan dengan kendaraan tidak terasa melelahkan karena sepanjang jalan menuju ke daerah tersebut, kami dimanjakan oleh pemandangan indah terhampar luas yang menyejukkan mata.

Les-Baux-de-Provence merupakan kampung pedesaan yang menarik dengan benteng peninggalan Abad Pertengahan yang masih berdiri kokoh yang terletak di ketinggian yang termasuk daerah masif Alpilles. Dari ketinggian, kami bisa melihat dengan jelas kompleks pedesaan yang tertata rapi, apik dan bersih dengan hamparan perkebunan anggur dan zaitun.

Pedesaan Les-Baux-de-Provence.

Benteng Les-Baux-de-Provence menyajikan aneka pertunjukan seperti pada Abad Pertengahan, seperti para penduduk yang mengenakan kostum ala Abad Pertengahan, aneka permainan populer pada masanya sampai adegan perkelahian dan perang melawan musuh yang memasuki benteng. Cukup menghibur.

Pertunjukan karya Klimet di Carrieres des Lumieres dengan tata lampu.



Yang tak kalah menarik juga dari desa ini, ada pertunjukan Carrières des Lumières yag letaknya tidak jauh dari desa ini. Pada saat kami mengunjunginya, karya Klimt dan Vienna menjadi karya kehormatan dengan pameran lukisan pada dinding dengan efek tata lampu yang memesona. Kita diajak mengagumi karya-karya mereka melalui dinding yang seolah bergerak dan berganti-ganti karena efek tata lampu tersebut.



Foto peta:google

Rabu, 30 Juli 2014

XIV. 10. (Prancis): Pinggir Laut Mediterania: Port Camargue, La Ciotat dan Cassis


Musim panas di eropa, terutama di Prancis adalah suatu hal yang sakral untuk pergi berlibur. Mayoritas penduduk Prancis pasti merencanakan liburan besar mereka di musim panas antara bulan juli – agustus. Istilah Les Grandes Vacances.

Mayoritas penduduk Prancis pula menyukai pantai dan laut. Mereka lebih memilih berjemur, berdiam diri atau berenang-renang cantik di pantai. Karena itu, pantai dan laut di seluruh Prancis dijamin penuh sesak pada saat musim panas.

Bagi saya sendiri, Prancis adalah negara lengkap di eropa untuk menikmati keindahan alamnya sepanjang tahun. Musim dingin, kita bisa bermain ski di rangkaian Pegunungan Alpen. Musim semi, kita bisa menikmati bunga-bunga tumbuh di seluruh Prancis. Lalu musim panas, kita bisa hiking, camping, menikmati perkebunan lavender, perkebunan bunga matahari maupun perkebunan buah-buahan musim panas. 

Dan tentu saja bisa menikmati pantai dan laut. Tinggal memilih pinggir Pantai Mediterania atau pinggir Pantai Atlantik. Lalu ketika musim gugur, kita bisa menikmati perkebunan anggur yang siap panen, menikmati daun-daun berguguran dari kota-kota maupun pedesaan-pedesaan sambil memandangi pergantian warna daun.

Cassis dan pantainya.

Nah, menyambut musim panas kali ini, kami pun memilih pinggir Pantai Mediterania untuk menghabiskan akhir pekan bersama beberapa kerabat. Kami memilih Prancis Selatan. Ya, lagi-lagi daerah ini yang dekat dari tempat tinggal kami daripada kami harus menuju pinggir laut Atlantik.

Kami memilih kota pinggir pantai, La Ciotat dan Cassis. Kedua kota pinggir pantai ini mempunyai daya tersendiri dengan keindahan alam pinggir pantai yang indah serta warna air laut yang bikin betah untuk berendam atau hanya dinikmati sambil berjemur di tepi pantai.

Menikmati pantai di Port Camargue sambil bermain layang-layang di pinggir pantai.

Beda lagi dengan Port Camargue yang kami kunjungi untuk menikmati pantai tetapi juga bisa bermain laying-layang di pinggir pantai. Luas dataran pantai dengan pasir yang senada dengan warna gurun, kontras dengan warna air laut yang biru terang.

Jadi, musim panas kali ini kami memutuskan untuk menghabiskannya di Prancis saja. Banyak daerah menarik untuk dikunjungi.



Foto peta: google