Like

Minggu, 02 Februari 2014

XIII. 12. Mexico (11): Puebla, kota cantik asal Talavera

Jika suatu saat Anda mempunyai kesempatan berkunjung ke Mexico, namun Anda tidak mempunyai banyak waktu untuk berkeliling ke beberapa kota yang agak jauh dari ibukota, berkunjunglah ke Puebla.

Katedral Puebla yang terletak di alum-alum kota, salah satu simbol Puebla.

Terletak di bagian propinsi Mexico, kota Puebla berjarak 180an km, dengan jarak tempuh kurang lebih 2 jam dengan berkendara. Yang menarik di Puebla adalah kota bergaya kolonial, dimana terdapat katedral yang merupakan salah satu Warisan Dunia versi UNESCO. Selain itu, wisata kuliner Puebla yang terkenal, dijamin membuat wisata Anda semakin menyenangkan.

Mole, salah satu makanan khas Puebla, yang terdiri dari campuran coklat dan cabai.

Sepanjang perjalanan menuju Puebla, pemandangan gunung api nan kokoh dan masih aktif, Popocatepetl, dan si elegan gunung Iztaccuatl menemani perjalanan kita, dengan puncak salju yang menambah keanggunannya.

Talavera, keramik primadona asal Puebla

Kerajinan tangan khas Puebla adalah keramik yang bernama talavera, yang didominasi oleh warna putih susu dengan warna biru tua, kuning, hijau dan merah. Talavera ini beraneka ragam bentuknya. Kebanyakan adalah alat-alat rumah tangga serta ornamen dekorasi.

Melihat langsung pembuatan keramik talavera yang terkenal itu.

Yang menarik juga dari Puebla..

Bagi Anda pecinta binatang, pastinya Anda sudah pernah mengunjungi kebun binatang atau safari dimana kita bisa melihat aneka binatang melalui mobil. Di Puebla, kita juga bisa menyaksikan safari, yang populer dengan nama Africam Safari. Berjarak 8 km dari pusat kota Puebla, kita bisa menyaksikan para hewan dari Africa, India, Asia, negara-negara di amerika selatan dan amerika tengah  dan Mexico itu sendiri hidup bebas, seperti layaknya mereka dalam habitatnya.

Safari Puebla ini menyajikan kebun binatang terbuka. Para hewan dibiarkan di alam bebas.


Sebagian foto: Herman



XIII. 11. Mexico (10): Pie de la Cuesta, pantai pilihan dekat Acapulco

Apalah arti pantai yang sesungguhnya bagi Anda yang lahir dan besar di negara yang memiliki lebih dari 17 ribu pulau? Bagaimana perasaan Anda jika diajak ke pantai atau pulau yang katanya paling indah seantero negeri?

Karena telenovela…

Adalah pantai Pie de la Cuesta, Mexico bagian barat, dengan jarak tempuh 5 jam dengan mengendarai monil dari Mexico City. Ceritanya, saya dan beberapa teman menghabiskan akhir pekan di tepi pantai dengan tujuan menghirup udara segar sekaligus menghilang dulu dari polusi yang cukup tinggi di ibukota Mexico tersebut.

Suasana pantai Pie de la Cuesta.

Sering dengar tentang Acapulco? Kalau jawabannya ya, pantai Pie de la Cuesta terletak kurang lebih 15 km dari pantai Acapulco. Dulu sebelum menjejakkan kaki di Mexico, kata ´Acapulco´ cukup sering terdengar dari beberapa seri telenovela yang wira wiri di stasiun TV lokal Indonesia. Siapa sangka saya bisa menjejakkan kaki di sana, untuk menyaksikan kemansyurannya. Sayangnya, saya tidak bermalam di pantai Acapulco karena kami lebih memilih ketenangan di Pantai Pie de la Cuesta, yang memang tidak padat dengan turis.

Berjemur dan menikmati matahari senja…

Pantai Pie de la Cuesta ini cukup cantik dengan panorama sunset yang tidak kalah menarik dengan pantai-pantai lain di dunia yang telah saya singgahi. Sayangnya, ombak terlalu besar, jadi kami tidak bisa berenang terlalu jauh. Duduk-duduk sambil berjemur cantik di pinggir pantai dan menikmati matahari terbenam hari adalah pilihan yang lebih menarik.

Menikmati matahari senja. Pantai serasa milik sendiri, hehe..

Selain itu, yang menarik di pantai ini adalah menikmati pagi hari dengan berjogging dan sarapan di pinggir pantai. Dua hal ini kelihatannya tidak terlalu istimewa bagi Anda yang akrab dengan suasana pantai. Tetapi tidak bagi kami. Dua hal ini merupakan hal yang priceless karena kami tidak tinggal di tepi pantai. Kami tinggal di ibukota yang sarat dengan hiruk pikuk dan kesibukan kota metropolitan serta tingginya polusi yang sering membuat sesak nafas.

Di sini, nih, letak pantai Acapulco.

Tetap istimewa…

Walaupun pantai Pie de la Cuesta ini biasa saja – menurut saya – tetapi terasa istimewa karena kami bisa melarikan diri sejenak dari rutinitas kota metropolitan yang monoton.

Jadi, kalau Anda ada waktu sewaktu mengunjungi Mexico, tidak ada salahnya meluangkan waktu minimal 2 hari untuk mengenal pantai ini.

Rabu, 01 Januari 2014

1 Januari 2014

Bonjour..Hai..Hola..Hello...

Selamat tahun baru 2014!
Meilleurs voeux..
Best wishes..

Ucapan-ucapan selamat tahun baru agar menjadi tahun yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya menjadi awal pembuka hari pertama di tahun 2014 ini.

Kami merayakannya dengan sederhana di suatu pedesaan di daerah pegunungan di tenggara Prancis bersama penduduk lokal, lengkap dengan masakan khusus untuk santap malam akhir tahun. Cukup seru untuk berganti suasana. Karena saat ini kami menetap di daerah Isère, Prancis yang memang dikelilingi pegunungan, kami ingin menikmati pergantian tahun ala penduduk lokal.

Keesokan harinya, kami memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitar pegunungan. Semacam hiking tapi jalan santai. Tak disangka, kami berhasil mencapai ketinggian di 1290 meter dengan total hiking sejauh 9 km yang kami tempuh dalam waktu 3 jam 15 menit. 

Pemandangan yang tersaji di 1 januari 2014.


Sepanjang perjalanan, kami disuguhi pemandangan alam yang menakjubkan. Udara yang sejuk (cenderung dingin, sih. Antara 7 - 9 derajat) dan sinar matahari yang royal menemani kami menikmati alam yang bersahabat. Selain itu, masih ada sisa-sisa salju yang turun minggu lalu, menambah cantik suasana pegunungan.

Resolusi tahun 2014 ini, saya tidak ingin muluk-muluk. Yang penting sehat, berkah dalam hidup berumah tangga, selalu terjalin silaturahmi yang baik antar keluarga dan teman, menjadi manusia yang lebih baik dengan menerima aneka kelemahan dan kelebihan orang-orang. Yang terakhir ini penting karena saya tinggal di perantauan yang tentunya sikap toleransi yang tinggi sangat diperlukan, mengingat saya bertemu dengan aneka macam sifat penduduk lokal dan penduduk dari negara lain juga. Selain itu, keinginan yang lain adalah meneruskan menulis blog dan berbagi tentang hidup nomaden. Kali ini tentang Prancis bagian tenggara. 

Sekali lagi...selamat tahun baru 2014!